Apa sih Bedanya Iklan dengan Reklame?

Apa sih Bedanya Iklan dengan Reklame?

Mungkin kamu sering dengar kata “reklame”, atau mungkin kamu sering
melihatnya. Ya, reklame memang mudah kita temui bahkan hampir di sudut-sudut
kota dan jalan raya di pusat perkotaan maupun perbelanjaan.

Terus.. “kamu apakah kamu tahu reklame itu apa?”
Lanjut terus ya baca artikel ini agar kamu dapatin informasinya utuh.. 🙂

Biasanya reklame yang sering kita jumpai di jalan raya ialah reklame berbentuk
spanduk dan billboard (papan promosi yang berukuran besar). Namun reklame
bukan hanya itu saja, ketika kamu melihat televisi dan mendengarkan radio,
atau berinternet dengan hp, kamu akan dengan mudah mendengar dan melihat
reklame.
Tujuan dari reklame ialah sebagai media untuk promosi produk dan jasa atau
menyampaikan suatu info penting ke masyarakat luas.

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahwa reklame ialah
“pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan atau informasi lainnya”

Karena setiap reklame tujuannya adalah pemberitahuan informasi dan promosi
produk atau jasa, maka reklame harus dikemas dengan kata-kata yang unik dan
menarik orang untuk membaca, mendengar, ataupun melihatnya, apalagi jika
disertai dengan gambar visual yang menarik, tentunya membuat informasi atau
promosi yang tertuang didalam reklame akan gampang diingat oleh masyarakat.

Jenis dan contoh reklame

Jika ingin membuat reklame kamu harus punya keahlian khusus agar reklame
menjadi terlihat semenarik mungkin. Beberapa contohnya ialah Baliho, spanduk,
brosur, poster, billboard, audio (iklan di radio) dan visual (iklan di tv,
internet dan lainnya).

Nah..reklame terbagi lagi kedalam 2 jenis, yaitu reklame bersifat kkomersial
dan tidak komersial.

Perbedaan dari kedua jenis reklame ini ialah terletak pada fungsinya,reklame
komersial tujuannya menyebarkan pengaruh ke publik agar mengkonsumsi,
mengikuti, atau mengkonsumsi produk atau jasa yang dipromosikan.

Sedangkan reklame yang tidak komersial berfungsi untuk media pemberitahuan
suatu informasi.

Reklame diatur dalam Peraturan daerah (perda) untuk pengerjaan pemasanganya,
karena menyangkut ruang publik. Dengan adanya perda ini diharapkan pihak
terkait seperti perusahaan dibidang jasa periklanan atau biro reklame dan tim
penyelenggara bisa tertib mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam perda,
sehingga reklame yang terpaksa tidak mengganggu kepentingan publik.

Mungkin ada sebagian orang menganggap bahwa reklame dan iklan itu sama saja.
Karena iklan biasanya bentuknya berisi rangkaian kata dan kalimat, bahkan ada
yang berbentuk artikel.

Koran , majalah, buletin, brosur, flayer adalah beberapa ragam bentuk iklan
dalam media cetak.

Iklan bisa ditayangkan pada media elektronik yaitu di televisi dan radio. Dan saat ini yang populer ialah iklan pada media internet, seperti google ads, facebook ads, Instagram ads dan lainnya.

Berbeda dengan reklame yang kalimatnya lebih singkat, ada tulisan dan gambar yang dibatasi untuk mengikuti ukuran proposional dari luas ruangan reklame tersebut. Contoh reklame : Spanduk, baliho, dan poster yang biasa ditempatkan di tempat umum agar mudah dilihat banyak orang.

Ada juga reklame dalam bentuk digital dengan menggunakan media elektronik seperti “running text” atau tulisan berjalan yang ada di bus, halte. Kini reklame terus berkembang seperti media elektronik pada videotron, megatron, atau LED yang sering kita jumpai di perempatan jalan raya dan perkantoran.

Oke,,itulah beberapa penjelasan soal bedanya iklan dengan reklame.
Jika kamu membutuhkan jasa reklame untuk media promosi produk dan jasa bisnis kamu, seperti : Neon flek, Neon box, kastum akrilik, huruf timbul, stiker branding, cutting stiker.

Urusan iklan dan reklame, serahkan saja ke ahlinya..woowprint.